Mendefinisikan dan Mengenal Variabel dalam pemrograman

Assalamualikum Wr Wb

Saya akan melanjutkan dan sekarang kita akan fokus kepada variabel ,

  1. Apa itu variabel
  2. Kenapa harus menggunakan variabel
  3. Aturan main dalam penulisan variabel
  4. Contoh penulisan variabel atau cara mendefinisikan variabel dalam beberapa bahasa pemrograman.

Apa itu variabel ?

Jawab : Variabel adalah suatu tempat atau bisa sebagai disebut ruang memori sementara yang di gunakan untuk menyimpan data , yang nantinya akan digunakan. atau biasanya saya suka menyebut Bahwa variabel adalah sesuatu objek yang isinya itu dapat berubah ubah.

Karena variabel itu ibarat tas yang bebas untuk kita masukan apapun dan  dapat kita manfaatkan disaat dibutuhkan, maka di saat kita mendefinisikan variabel maka kita telah menyiapkan ruang untuk kita gunakan kapan pun

Kenapa harus menggunakan variabel ?

Terus apa keuntungannya jika kita mengunakan variabel dan apa beda nya jika kita tidak mengunakan variabel

Jawab : keuntungan dari mengunakan variabel yaitu adalah kita bisa membuat suatu sistem atau program yang dinamis karena kita bebas untuk memasukan data ke dalam variabel tanpa merubah kode program yang telah kita buat dan sebaliknya Jika kita tidak mengunakan variabel maka program yang kita buat akan menjadi statis,  jika ada perubahan data maka kita harus membokar kode program kembali.

Aturan main dalam penulisan variabel ?

Dalam mendefinisikan variabel maka ada prinsip yang baku dari bahasa pemrograman apapun

disaat kita sudah memiliki ide dan sudah mengerti algoritma dari program yang mau dibuat dan membutuhkan sesuatu varibel dan cara mendefinisikan variabel agar bisa memiliki data yang dinamis

Langkah Pertama – Pelajari aturan penulisan Variabel sesuai bahasa pemrograman yang di buat

Setiap bahasa pemgrograman memiliki aturan yang sendiri sendiri dalam melakukan penulisan varibel sesuai dengan bahasa nya masing masing

karena bahasa pemgrograman itu banyak sekali seperti bahasa nasional dari setiap negara , maka akan dibahas di lain waktu lebih spesifik

Langkah Kedua – Tentukan nama dari variabel

mungkin ini kedengaran simple dan sepele tapi penting apalagi jika kita bekerja sebagai TIM gunakan nama yang bersifat objektif sesuai dengan data apa yang kita butuhkan dan biasanya variabel itu bersifat case sensitif

dan gunakan nama variabel yang wajar

contoh kasus : jika kita membuat variabel untuk menampung data dari form dan data nya adalah nama,jenis_kelamin dan alamat

#saran

Poin nya adalah gunakan nama sesuai objek data dan dalam mendefinisikan variabel usahakan jangan alay atau memberi nama variabel yang hanya kita sendiri yang mengerti jika kita berkerja tim , silahkan gunakan singkatan tapi yang mudah dibaca atau sudah baku

#Tidak disarankan

karena nama variabel itu case sensitif

Langkah Ketiga – Tentukan tipe data variabel

Dalam mendefinisikan variabel untuk tipe data nya ada yang auto atau otomatis terbaca tipe data oleh sistem sesuai dengan isi variabel dan yang harus di definisikan sendiri tipe data dari suatu variabel itu apa

Dalam Bahasa Pemrograman PHP dan Python tipe data nya otomatis terbaca sesuai dengan isi atau konten variabel

bahasa pemrograman yang saat mendefinisikan variabel itu bersifat statis  diantaranya : VB,Java,C++,Delphi dan lain lain (kita bahas di poin 4 ya :p )

Contoh penulisan variabel : 

yang terakhir adalah beberapa contoh mendefinisikan variabel dari beberapa bahasa pemgrograman

Catatan 

  1. Variabel itu bersifat harus bersifat unik
  2. Hati Hati mengunakan variabel yang sama di dalam satu kode program 
  3. Dan di beberapa pemrograman memiliki aturan lebih sensitif lagi maka harus tau aturan mainya

Pembahasan ini masih bersifat umum tapi yang saya bahas ini lebih kepada prinsip nya! karena kalau kita udah paham prinsip nya dan tau aturan mainya bahasa pemrograman apapun dapat dikuasai asal niat kalau php , ptyhon , java , VB.net dll itu mah teknis itu adalah teknologi atau alat saja.

Nanti Saya akan Bahas lebih spesifik sesuai bahasa pemrogramanya!

 

 

Translate »
error: