kondisikan laptop anda agar awet dan tidak cepat rusak part 3

Apa saja cara-cara merawat laptop yang baik ?

Ini dia kelanjutannya.

19. Rajin Bersih-bersih Harddisk (HDD)

Membersihkan harddisk disini bukan berarti kita menyikat si harddisk pakai sikat, maksudnya bukan bersih-bersih secara fisik. Tetapi kita membersihkan yang tak terlihat, membersihkan file-file yang sudah tidak dipakai lagi seperti contohnya aplikasi, file-file nganggur ini juga bakal membebani kinerja laptop.

Biasanya sarang file-file nganggur ini berada di folder temp. Direktori ini berisi file-file berformat .temp yang berasal dari file yang sudah kita hapus secara permanen. Jadi, meskipun kita menghapus dari Recycle Bin, dengan menggunakan Shift+Del, file itu tidak begitu saja menghilang. Dia berubah wujud jadi temp terus nongkrong di folder temp. Tapi kadang ada juga sih yang tidak berubah format.

Nah, kita perlu menyikat habis isi-isi yang ada di direktori temp dalam periode tertentu, sebulan sekali misalnya. Cara nyikatnya, buka Run (Win+R), inputkan %temp% lalu tekan enter atau klik OK. Nanti kita bakalan diarahkan ke Explorer yang berada di folder temp. Kita select all, terus di Shift+Del deh. Bersih semua.

20. Gunakan Cooling Pad

Di poin sebelumnya, tepatnya yang ke-12, saya menyarankan agar memperhatikan suhu laptop, jangan sampai terlalu panas supaya hardware dalemannya tidak gosong. Di poin itu saya juga menyarankan untuk mematikan laptop ketika suhu laptop sudah panas.

Tapi, bagaimana kalau panasnya itu disebabkan oleh aplikasi yang kita pakai buat kerja, dan aplikasi itu sangat berat sehingga memanaskan laptop? Kan tidak mungkin waktu menggunakan aplikasi itu dan laptop Anda panas, Anda matikan dan menunggu sampai dingin lalu dipakai lagi. Jelas bakalan boros waktu. Maka dari itu, pakailah cooling pad.

Apa sih cooling pad itu?

Cooling pad itu sebuah alat yang dipakai buat mendinginkan sesuatu (dalam contoh kasus laptop). Harganya bervariasi, tergantung kebutuhan aja. Kalau Anda mau yang murah, sekedar angin-angin masuk saja hanya 40 ribu.  Atau mungkin mau yang lebih efektif, beli yang mahal sekalian. Pakai Liquid Cooler.

21. Gunakan Software Cleaner

Meskipun banyak yang berkata kalau software cleaner itu tidak ada gunanya, ternyata aplikasi yang seperti ini ada manfaatnya. Ya, biarpun tidak berimbas pada umurnya, tapi paling tidak dia bermanfaat di performa-nya. Software cleaner fungsinya untuk membersihkan file-file yang sudah lagi tidak dipakai.

Misal, di tahun 2015  kita mengunduh film Steve Jobs. Ketika kita membuka direktori dimana film tersebut berada, nanti akan muncul popup untuk konfirmasi penghapusan file (film) ini. Atau kalau ingin menghapus semua file yang sudah tak terpakai (junk file), tinggal buka aplikasinya dan jalankan proses sesuai dengan prosedurnya.

Pembersihan ini akan bermanfaat pada performa laptop. Ketika laptop sudah mulai berumur biasanya kinerja-nya akan semakin lambat. Nah, lambatnya laptop ini salah satu penyebabnya ialah harddisk terbebani oleh file yang terlalu banyak. Maka kalau Anda punya file yang sudah tidak dipakai lebih baik dihapus saja atau dipindahkan ke Removable Storage, seperti HDD External atau Flashdisk.

Selain junk file (file yang sudah tidak terpakai), software cleaner juga bisa membersihkan semua data yang tak diperlukan, seperti registry dan virus. Kedua jenis file ini sangat merugikan bagi laptop. Kalau dipelihara, bisa memperlambat performa laptop, bahkan akan membuat laptop menjadi nge-hang.

22. Matikan Laptop Sesuai Aturan

Seringkali disebabkan oleh malas, kita mematikan laptop secara tidak mengindahkan kaidah-kaidah yang harusnya dilakukan. Mungkin karena terburu-buru, kita mematikan laptop secara tidak normal. Langsung menekan lama tombol power-nya hingga mati. Hal ini akan berakibat buruk bagi kesehatan laptop.

Hardware yang paling rentan rusak dalam masalah seperti ini adalah prosesor-nya. Waduh, kalau sudah berurusan dengan prosesor berarti diambang hidup dan mati. Iya, kalau prosesor-nya rusak, tidak akan bisa diperbaiki lagi, mengingat jenis motherboard laptop yang dibuat khusus.

23. Aktifkan Sistem Restore

Seperti kata pepatah, lebih baik sedia payung sebelum hujan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Maksudnya, lebih baik mengadakan solusi sebelum ada masalah. Hal ini juga harus kita terapkan pada laptop. Sebelum laptop kita rusak, sebaiknya harus ada backup-an-nya terlebih dahulu.

Sistem restore adalah payung yang dapat digunakan ketika ada kerusakan di sistem. Ketika kita memasang aplikasi yang kita beri ijin mengkustom konfigurasi sistem, dan ternyata konfigurasi yang dikustom oleh aplikasi tadi itu salah, laptop akan mengalami gangguan. Biasanya akan muncul notif terus-menerus ketika sehabis startup. Atau paling parah bisa bluescreen.

Nah, jika ada kerusakan seperti ini, kita tinggal mengembalikan konfigurasi sistem seperti semula dengan Sistem Restore, yang tentunya sudah kita aktifkan sebelumnya.

Untuk mengaktifkan sistem restore ini, diperlukan beberapa gigabite ruang. Entah untuk detailnya saya kurang jelas, tetapi ruang ini akan dipakai untuk menyimpan file-file sistem lama, yang sudah benar. Dan file-file ini nanti akan di-replace ketika kita merestore sistem saat ada error.

24. Jangan Gunakan Internet Pada Saat Hujan Lebat

Lebih tepatnya jangan dipakai pada saat hujan lebat. Laptop adalah perangkat elektronik yang notabene dapat mengalirkan arus listrik. Sama seperti televisi, menggunakan laptop saat hujan lebat tidak dianjurkan. Terlebih jika laptopnya sambil disambugkan ke listrik (charging).

Yang dikhawatirkan, nanti ada petir yang menyambar sekitar rumah, dan mengenai salah satu rangkaian listrik yang ada di rumah kita. Tentu listrik yang sangat kuat, yang memiliki tekanan berjuta-juta volt itu nanti akan merambat ke seluruh penjuru rangkaian.

Termasuk juga laptop kita yang sedang tertancap di stopkontak. Jika hal ini terjadi (laptop tersengat petir), sudah dipastikan dia akan meledak. Gosong semua, tak bisa lagi digunakan.

25. Rutin Update Sistem Operasi dan Utility Software

Kita sendiri tahu bahwa tidak ada apliasi atau sistem yang benar-benar aman dari gangguan malware, virus, dll yang menyerang. Untuk itulah para developer / pengembang aplikasi terus menerus melakukan perbaikan dari bug atau celah.

Cukup penting bagi Anda untuk rutin melakukan update sistem operasi dan perangkat utility karena untuk menghindari serangan virus dari orang-orang yang iseng. Semakin sering Anda melakukan update maka akan semakin aman juga laptop Anda dari serangan virus.

Translate »
error: